Berbagi Pengalaman Tentang Menarik Benda – Benda Gaib

TANYA JAWAB PENGALAMAN MENARIK BENDA-BENDA GOIB

 

TANYA: Assalamualaikum, bagaimana cara narik benda-benda goib misalnya pusaka, batu-batu akik, uang, dll?

JAWAB: Waalaikumsalam. Pertanyaan seperti ini adalah kesekian kali, entah sudah puluhan, atau mungkin ratusan kalinya masuk ke email/sms saya. Memang banyak amalan menarik benda pusaka yang diijasahkan di blog KWA, namun masih banyak yang gagal dalam mempraktekkannya. Muncul pertanyaan, apakah amalannya yang salah? Ataukah orang yang mempraktekkannya yang tekniknya kurang benar atau bagaimana? Inilah yang akan kita akan jelaskan kepada saudara pembaca KWA.

Yang pertama-tama harus anda miliki sebelum menarik benda goib adalah anda harus memiliki banyak energi magnet dari dalam diri anda. Energi magnetik ini bisa kita dapatkan apabila kita memperbanyak dzikir dan wirid. Kita ketahui untuk menarik benda-benda goib maka mau tidak mau kita sedang mengerjakan sesuatu kegiatan yang bersinggungan dengan dimensi jin, baik menarik benda goib ke alam nyata, menanggulangi orang kesurupan jin ataupun usaha penyembuhan orang sakit akibat gangguan jin, maka orang tersebut berarti sedang berhadapan dengan kekuatan jin.

Supaya pekerjaan itu tidak salah langkah dan berhasil sesuai yang diinginkan, maka tahap pertama yang harus dilakukan sebelum praktek, adalah tahap persiapan. Persiapan itu berupa mengkondisikan diri untuk bisa mendapatkan kekuatan yang didatangkan Allah SWT. kepada hamba-Nya yang disebut atau kekuatan/kekuasaan penolong dari Allah SWT.

QS.al-Isro’ ayat 80 menyebutkan sebagai berikut: WAQUL RABBI ADKHILNII MUDKHALA SHIDQIN WA-AKHRIJNII MUKHRAJA SHIDQIN WAIJ’AL LII MIN LADUNKA SULTHAANAN NASHIIRAAN Dan katakanlah: “Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.

Kekuatan penolong itu adalah kemampuan pribadi/power yang dianugrahkan Allah SWT. kepada hamba-Nya sebagai buah atau hadiah perilaku dan ibadah yang dilakukan. Kekuatan/Power didapatkan dari jerih payah dan latihan ruhani/riyadhoh yang dilakukannya baik melalui bimbingan guru atau pun orang yang  lebih dulu memahami atau mengalaminya. Nah, inilah yang perlu dilakukan, sekali lagi, yang perlu anda lakukan adalah melatih diri dengan tekun dan tidak mudah menyerah.

Adalah merupakan sunatullah, hukum alam dan kodrat alamiah bahwa jin memiliki berbagai kelebihan dibanding manusia. Misalnya jin dapat mempengaruhi kesadaran manusia, bisa melihat manusia. Namun demikian, apabila manusia mampu mengkondisikan diri maka dia bisa juga berkomunikasi dengan jin, bahkan bisa mengalahkan power yang dimiliki oleh jin dengan cara mendapatkan bantuan pertolongan energi ilahi.

Contoh benda kayu yang berasal dari dunia goib

Sebagai seorang yang terus menerus belajar untuk menjadi ahli hikmah/ahli kebijaksanan dan kedalaman ruhani, alangkah baiknya bila kita berupaya agar mendapatkan power dengan cara-cara yang baik misalnya dengan cara:

Tekun melaksanakan mujahadah di jalan Allah dan membaca dzikir/wirid-wirid tertentu yang didawamkan sehingga kita akan mendapatkan warid atau buah ibadah yang didatangkan di dunia. Meskipun pada hakikinya kita tidak boleh menjadikan buah ibadah tersebut sebagai tujuan. Ketika seseorang melaksanakan wirid yang berasal dari bimbingan guru, maka mereka akan menempuh amaliyah thoriqoh yang diyakini, baik dengan dzikir dan wirid-wirid yang didawamkan setiap hari maupun mujahadah dan riyadhoh yang dilaksanakan pada waktu-waktu tertentu.

Nah, sudah banyak ilmu/amalan cara menarik benda goib di KWA ini bukan? Pilih yang menurut hati nurani anda sekiranya cocok dan lakukan dengan istiqomah. Jangan mudah menyerah dan bila gagal jangan patah semangat, ulangi-ulangi dan sekali lagi ulangi. Insya allah akan ada hasil bila anda tidak patah semangat. Yang perlu anda tanamkan dalam hati agar tidak gampang menyerah adalah tanamkan dalam hati bahwa niat anda berdzikir adalah untuk MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLAH SWT.

Buah dari ibadah dzikir yang dilakukan tersebut dalam dunia mistik bisa berupa pendamping dari wirid yang kita laksanakan yaitu dari pendamping/khodam jin (yang baik) atau bisa juga dari khodam golongan malaikat.   Dengan kekuatan itu makhluk jin menjadi takut kepada manusia. Itulah rahasia pertolongan Allah SWT yang diturunkan di dunia.

Pengalaman datangnya benda goib memang aneh. Misalnya ketika duduk di kelas 1 SMP di tahun 80-an, saya mengalami kejadian di luar akal sehat. Suatu ketika keluarga saya dirundung masalah. Ayah dan ibu terlibat hutang yang tidak sedikit. Sebagai anak, mengetahui hal tersebut tentu membuat hati bersedih. Namun apa daya, saya hanya seorang siswa yang belum bisa membantu untuk mencarikan solusi.

Salah satu hobi saya sejak usia kanak-kanak adalah melakukan dzikir/wirid. Dzikir doa apa saja, entah itu basmalah atau asmak-asmak Allah. Nah, pada suatu siang saat pulang sekolah, saya naik colt sambil berdzikir. Saya ingat, saat itu duduk di kursi panjang paling belakang. Tidak ada penumpang di colt itu selain saya. Tiba-tiba entah siapa yang memerintahkan, terdengar suara dari dalam hati agar saya menggerakkan jari-jari tangan ke arah pantat dan merogoh-rogoh sela-sela kursi sandaran colt dan ALLAHU AKBAR…. saya menemukan gelang emas sebanyak 25 gram lebih.

Tanpa pikir panjang, saya berikan gelang emas itu kepada orang tua dan akhirnya gelang emas temuan itu dijual untuk melunasi hutang yang menumpuk. Sebagai tanda sayang orang tua, sisa hasil penjualan gelang emas tersebut saya dibelikan sebuah sepeda “bmx” warna hitam dan dengan sepeda tersebut saya gunakan untuk pergi pulang ke sekolah yang jaraknya sekitar tujuh kilometer.

Pengalaman saya pertama kali melakukan penarikan benda goib di awal tahun 90-an lalu sebagai berikut: saya niatkan dalam hati untuk MENARIK BENDA GOIB dengan cara wirid di sebuah tempat yang sepi, yaitu sebuah gua di pelosok Kabupaten Bantul Yogyakarta. Saya persiapkan diri mental keteguhan hati dan keberanian untuk berada di tempat yang sepi dan jauh dari keramaian tanpa ditemani oleh siapapun. Di gua, saya melakukan wirid ayat kursi dengan hitungan ribuan. Di hari ketiga riyadhoh, terdengar suara-suara memekakkan telinga seperti orang berteriak-teriak, “tolooooong tolooooong  tolooooong…”

Suara-suara menakutkan tersebut tidak membuat saya bergeming, saya meneruskan wirid. Tanpa diduga dan dinyana…. badan saya berguncang hebat dan sebuah tenaga besar mendorong saya .. tubuh pun akhirnya berguling-guling dan tiba-tiba sebuah benda dilemparkan di depan saya. Nah, begitu saya membuka mata (saya wirid sambil memejamkan mata dan sesekali melek/membuka mata mungkin saking khusyuknya hehe..) ternyata saya melihat sebuah pusaka berjenis mata tombak tanpa landeyan/pegangan.

Selidik punya selidik kenapa jin mau memberikan pusaka ke saya? Setelah saya pikir-pikir, mungkin jin-jin tersebut kepanasan saya bacakan ayat kursi dan daripada tubuh mereka terbakar maka permintaan saya (para jin mengetahui isi hati saya saat itu) dipenuhi. Oalahhh ….

Itulah pengalaman terkait bagaimana sesungguhnya sebuah benda goib itu berwujud nyata dan hadir kepada kita. Ada yang datang secara tidak disengaja dan ada yang memang disengaja kita melakukan penarikan. Pengalaman di waktu lain tentu saja berbeda-beda terkait bagaimana benda goib tersebut datang. Insya allah akan saya ceritakan di lain kesempatan biar pembaca blog KWA tidak jenuh membaca tulisan saya. Oke sedulur? Wassalamualaikum wr wb.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: